Thursday, April 6, 2017

Penyakit Kritis : Hipertensi Pulmonal Primer (Primary Pulmonary Hypertension)


Hipertensi paru (pulmonary hypertension) / hipertensi pulmonal adalah suatu keadaan dimana terjadi tekanan darah tinggi di arteri paru-paru. Tekanan darah tinggi ini berbeda dengan tekanan darah tinggi biasa yang diukur pakai tensimeter dan banyak diderita oleh masyarakat umum. Tekanan darah di arteri pulmonal yang normal adalah 8-20 mmHg, pada pasien PH tekanan paru >25 mmHg pada kondisi istirahat dan >30 mmHg pada saat aktifitas. Tekanan darah tinggi tersebut terjadi karena saluran (arteri pulmonal) yang membawa darah dari jantung ke paru-paru menyempit/menebal sehingga jantung kanan harus bekerja extra keras untuk memompa darah tersebut menuju paru-paru.

Penyakit Kritis pulmonary hypertension
Penyakit Kritis pulmonary hypertension

Hipertensi paru sebenarnya bukanlah suatu penyakit tersendiri, tetapi lebih ke suatu keadaan yang ditimbulkan oleh penyakit lainnya (atau suatu efek dari penyakit lainnya). Tetapi karena dalam kebanyakan kasus tidak/belum ditemukan penyebabnya, maka sebagian besar hipertensi pulmonal masuk ke kategori primer / tanpa penyebab.

Hipertensi Pulmonal Primer (Primary Pulmonary Hypertension) yang dicover oleh Asuransi FWD Life yaitu Kelainan patologis dimana terjadi peningkatan tekanan pulmonum (pada pembuluh darah paru) akibat gangguan struktur, fungsi atau sirkulasi paru-paru sehingga mengkibatkan pembesaran bilik kanan jantung dan memenuhi kriteria dibawah ini:
  1. Menyebabkan ketidakmampuan fisik permanen sesuai dengan Kelas IV Klasifikasi “New York Heart Association Classification of Cardiac Impairment”, dan
  2. Harus ada bukti bahwa tekanan pulmonal menetap lebih dari 30 (tiga puluh) mmHg minimum selama periode 6 bulan secara terus menerus.
Diagnosis Penyakit ini ditegakkan oleh Dokter Spesialis Jantung atau Dokter Spesialis lain yang sesuai dan dibuktikan dengan pemeriksaan klinik dan kateterisasi jantung. 

Untuk mempersiapkan Asuransi Penyakit kritis demi keamanan financial keluarga dikemudian hari, silakan klik Asuransi Penyakit Kritis untuk Anda mendapatkan ilustrasi dari manfaat perlindungan terhadap penyakit kritis yang disesuaikan berdasarkan usia dan kebutuhan Anda. Jika sudah memiliki asuransi penyakit kritis, apakah Uang Pertanggungannya sudah cukup? mengingat biaya medis di Indonesia selalu naik setiap tahunnya. Jadi tidak ada salahnya untuk meng-upgrade Uang Pertanggungan Penyakit kritis yang sudah Anda miliki. 
Jika berminat, Anda bisa gratis premi asuransi dengan investasi di Deposito. Dari sebagian return deposito bisa untuk membiayai premi asuransi tersebut. Untuk info detailnya Anda bisa klik deposito gratis asuransi. Sambil berinvestasi, sekaligus merencanakan perlindungan terhadap asset dan diri sendiri.



No comments:

Post a Comment