Monday, April 3, 2017

Penyakit Kritis : Serangan Jantung Pertama

Bagi sebagian orang yang mengikuti asuransi, paling malas rasanya kalau disuruh baca polis asuransi. Memang wajar sih, karena bahasa yang digunakan dalam Polis asuransi cenderung sulit dicerna, jadi perlu beberapa kali untuk membaca kalimat per kalimatnya. Disini kita akan kupas tuntas satu persatu, dari total 49 penyakit kritis yang dicover oleh FWD Life Indonesia. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat akan arti pentingnya mengikuti asuransi (dari manapun itu asuransinya), karena yang terpenting adalah supaya terhindar dari "kebangkrutan" karena resiko penyakit kritis.

Penyakit kritis yang pertama yaitu Serangan Jantung Pertama. 

Penyakit Kritis Serangan Jantung Pertama
Penyakit Kritis Serangan Jantung Pertama


Serangan jantung adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah menuju ke jantung terhambat. Ini adalah kondisi medis darurat yang biasanya disebabkan oleh penggumpalan darah atau penumpukan lemak, kolesterol, dan unsur lainnya. Gangguan aliran darah ke jantung tersebut bisa merusak atau menghancurkan otot jantung dan bisa berakibat fatal. Dalam dunia medis, serangan jantung disebut juga sebagai infark miokard.



Infark sebagian otot jantung sebagai akibat kurangnya suplai darah ke jantung. Kriteria diagnostik yang harus dipenuhi pada saat terjadinya serangan tersebut adalah harus memenuhi 3 (tiga) dari 5 (lima) kriteria tersebut di bawah ini (agar claim terhadap penyakit kritis ini bisa dicover) :



a. Adanya nyeri dada khas pada saat serangan;

b. Terjadinya perubahan-perubahan gambaran elektro kardiogram (EKG) yang khas untuk Infark My ocardial stadium dini dan;

c. Terjadinya peningkatan pada kadar enzim jantung CK-MB;


d. Terjadinya peningkatan Troponin (T or I);


e. Left Ventricular Ejection fraction kurang dari 50%(lima puluh persen) yang berlangsung selama 3 (tiga) bulan atau lebih setelah serangan.


Berikut ini adalah gejala yang mungkin muncul pada penderita serangan jantung. 
  • Sesak napas.
  • Sakit atau nyeri di bagian dada.
  • Merasa lemah dan pusing.
  • Sangat gelisah atau cemas.
Pengobatan yang diberikan pada penderita serangan jantung adalah obat-obatan untuk melarutkan gumpalan darah dan prosedur operasi untuk mengembalikan aliran darah menuju  jantung. Pengobatan yang dilakukan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi penderita serangan jantung.
Serangan jantung yang parah atau terlambat ditangani bisa menyebabkan komplikasi yang serius dan bahkan berakibat pada kematian. Kematian sering kali terjadi sebelum pasien mencapai rumah sakit, atau dalam satu bulan setelah pasien mengalami serangan jantung. Apabila pasien berhasil bertahan selama sebulan setelahnya, kemungkinan besar mereka untuk bertahan hidup sangat bagus.
Peluang hidup seseorang yang pernah mendapatkan serangan jantung bergantung pada beberapa hal. Pertama adalah usia pasien. Apabila usia orang yang mengalami serangan jantung makin tua, kemungkinan terjadinya komplikasi akan bertambah. Kedua, tingkat keparahan serangan jantung juga berpengaruh kepada peluang hidup seseorang. Yang paling utama adalah seberapa parah kerusakan otot jantung yang terjadi. Sedangkan yang ketiga, waktu yang dibutuhkan seseorang hingga dia mendapatkan pertolongan saat mengalami serangan jantung. Makin lama penanganan serangan jantung, maka peluang hidupnya akan makin berkurang.
Untuk mempersiapkan Asuransi Penyakit kritis demi keamanan financial keluarga dikemudian hari, silakan klik Asuransi Penyakit Kritis untuk Anda mendapatkan ilustrasi dari manfaat perlindungan terhadap penyakit kritis yang disesuaikan berdasarkan usia dan kebutuhan Anda. Jika sudah memiliki asuransi penyakit kritis, apakah Uang Pertanggungannya sudah cukup? mengingat biaya medis di Indonesia selalu naik setiap tahunnya. Jadi tidak ada salahnya untuk meng-upgrade Uang Pertanggungan Penyakit kritis yang sudah Anda miliki. 
Jika berminat, Anda bisa gratis premi asuransi dengan investasi di Deposito. Dari sebagian return deposito bisa untuk membiayai premi asuransi tersebut. Untuk info detailnya Anda bisa klik deposito gratis asuransi. Sambil berinvestasi, sekaligus merencanakan perlindungan terhadap asset dan diri sendiri.



No comments:

Post a Comment